Tuna Kaleng

Sabtu, 25 Agustus 2012

Manfaat Tidur Malam yang Teratur

Para dokter di National Taiwan Hospital menemukan penemuan terbaru yang sangat menarik, yaitu penyebab utama kerusakan hati adalah tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang. 
Sebaiknya jangan tidur lewat dari jam 10 malam, karena malam hari pukul 11 sampai dini hari pukul 1 adalah proses detoksikasi (pengeluaran racun) di bagian hati, proses ini harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas. 
  • Pukul 1 sampai pukul 3 dini hari adalah proses detoksikasi di bagian empedu dalam kondisi tidur. 
  • Pukul 3 sampai pukul 5 dini hari adalah proses detoksikasi bagian paru-paru. 
  • Pukul 5 sampai pukul 7 pagi hari adalah proses detoksikasi bagian usus besar, sebaiknya buang air besar di pagi hari.
  • Pukul 7 sampai pukul 9 pagi hari adalah proses penyerapan gizi bagi usus halus, jadi harus sarapan pagi. 
Begadang dan  bangun terlalu siang mengacaukan metabolisme tubuh, selain itu dari tengah malam sampai pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. 

Sebaiknya kita mulai mendisiplinkan diri untuk mulai hidup sehat sesuai hasil temuan di atas.  Khan tidak ada ruginya, malahan manfaat yang diperoleh sungguh besar buat kesehatan kita. 

Selain itu menurut Dennis G. West, pengarang buku kesehatan yang best seller, ada beberapa hal kecil yang harrs kita perhatikan: 
  • Jawablah telepon (HP) menggunakan telinga sebelah kiri 
  • Jangan minum obat dengan air dingin 
  • Jangan makan makanan berat setelah jam 6 malam, pencernaan kita butuh istirahat (puasa) di malam hari
  • Minum lebih banyak air putih di pagi hari, malam lebih sedikit. Kalau saat malam hari banyak minum, kualitas tidur akan terganggu karena bisa sering terbangun untuk buang air kecil.
  • Jam tidur yg paling baik antara jam 10 malam sampai jam 5 pagi 
  • Jangan terlalu cepat berbaring setelah minum obat 
  • Ketika battery HP tinggal satu jangan angkat telpon dan langsung ditempelkan ke telinga karena radiasi meningkat hingga 100 kali. Kalau terpaksa untuk nerima telpon tersebut, sebaiknya gunakan earphone saja.
Sumber: Millist Kesehatan, Anonim


Tidak ada komentar: